300 Hektare Jadi Taruhan Koperasi Tani Aman Makmur, 250 KK Siap Garap Lahan untuk Ketahanan Pangan

Kriminal 29 Aug 2026 19:22 1 min read 13 views By admin
300 Hektare Jadi Taruhan Koperasi Tani Aman Makmur, 250 KK Siap Garap Lahan untuk Ketahanan Pangan
PADANG LAWAS UTARA, SUMUT — Arjentv.my.id — Sekitar 300 hektare lahan di Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, kini diproyeksikan menjadi kawasan pertanian yang akan dikelola Koperasi Produsen Tani Aman Makmur. Sebanyak 250 kepala keluarga (KK) anggota koperasi menyatakan siap turun ke lahan untuk menanam padi, jagung, serta komoditas pangan lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Kesiapan tersebut disampaikan Ketua Koperasi Produsen Tani Aman Makmur, Basaruddin Harahap, didampingi Ketua LSM Penjara Rohul sekaligus pengawas, Bistok Sihombing, dan Sekretaris Wagirin, kepada wartawan, Jumat (28/8/2026). Menurut Basaruddin, rencana pengelolaan lahan tersebut bukan sekadar wacana. Pengurus bersama anggota koperasi telah menyatakan kesiapan untuk bekerja dan mengolah lahan secara produktif. «“Kami seluruh pengurus dan anggota Koperasi Tani Aman Makmur berkomitmen mendukung program Presiden Prabowo Subianto tentang ketahanan pangan nasional,” ujar Basaruddin.» 250 KK Siap Turun, Lahan Diminta Bisa Segera Dimanfaatkan Basaruddin mengatakan, sekitar 250 KK anggota koperasi siap terlibat langsung dalam pengelolaan lahan. Sejumlah persiapan administrasi yang berkaitan dengan kegiatan koperasi, menurutnya, juga telah diselesaikan. Namun, untuk memastikan rencana tersebut benar-benar berjalan di lapangan, koperasi meminta dukungan pemerintah dan aparat terkait. Dukungan itu diharapkan datang dari Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara, Pemerintah Kecamatan Ujung Batu, Pemerintah Desa Ujung Batu Julu, serta jajaran TNI dan Polri. «“Kami berharap pemerintah dan seluruh pihak terkait dapat memberikan dukungan kepada para petani, sehingga lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan tanaman pangan,” katanya.» Petani Sudah Dirikan Tenda di Kawasan Lahan Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah anggota koperasi telah mendirikan tenda di kawasan lahan yang disebut akan dikelola koperasi. Kehadiran para petani di lokasi menjadi tanda bahwa anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur tidak ingin rencana pengelolaan 300 hektare tersebut berhenti sebatas pernyataan. Salah seorang anggota koperasi menegaskan, para petani siap bekerja apabila pengelolaan lahan dapat berjalan dengan dukungan dan kepastian dari pihak terkait. «“Kami siap bekerja dan mendukung penuh program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan dan swasembada pangan,” ujarnya.» Koperasi Minta Pemerintah Hadir Dengan luas lahan sekitar 300 hektare dan melibatkan 250 KK, program ini berpotensi menjadi salah satu kegiatan pertanian masyarakat berskala cukup besar di wilayah tersebut. Karena itu, koperasi berharap pemerintah tidak hanya memberikan dukungan secara administratif, tetapi juga memastikan kegiatan pertanian di lapangan dapat berlangsung aman, tertib, dan memiliki kepastian pengelolaan. Bagi para anggota koperasi, lahan tersebut bukan hanya hamparan tanah, tetapi menjadi tumpuan ekonomi ratusan keluarga sekaligus peluang untuk berkontribusi terhadap program ketahanan pangan nasional. Kini, bola berada pada pihak terkait untuk memastikan rencana tersebut dapat berjalan sesuai aturan. Jika pengelolaan 300 hektare itu terealisasi, sekitar 250 KK anggota koperasi berpotensi mendapatkan manfaat ekonomi sekaligus ikut memperkuat produksi pangan di daerah. Editor: Rad Robet

Recent Articles